Kamis, 23 Maret 2017

Magang II



Catatan Magang II ku

Dalam kesempatan ini kami dari semester 6 di wajibkan untuk mengikuti mata kuliah magang II yang mana di dalam magang II ini kami diberikan kesempatan untuk terjun ke sekolah. Dalam pemilihan sekolah ini kami tidak sembarangan untuk memilih sekolahan, karena tidak semua sekolahan itu bisa di tempatkan buat kami semester 6 yang konsentrasi di jurusan Multimedia Pendidikan Teknologi Informasi.
Magang II memiliki banyak kesan dari mulai mahasiswanya, guru pamong serta dosen koordinator magang. Karena kami di dalam satu sekolahan terdiri dari beberapa jurusan maka di situlah kami harus dari awal memperkenalkan diri, serta mencoba beradaptasi lagi dari sesama mahasiswa ataupun lingkungan sekolahan.
Ketika dalam sebuah kelompok terdiri dari banyak suku bangsa di jadikan satu maka disana harus ada voting untuk pemilihan ketua yang memiliki tugas untuk mengkoordinir magang II di sekolahan tersebut. Di dalam suatu ketika di mana sebuah kelompok itu memiliki sebuah rencana atau agenda yang di dalamn rencana itu harus memilih pakaian / seragam untuk di pakai dalam kegiatan sehari-hari ketika di sekolahan. Namun apa kata lain seorang ketua yang memiliki tugas besar yang harusnya bisa memberikan sebuah keputusan bersama namun apa kata lain ??  ketua itu hanya memilih untuk kepentingan pribadi serta teman-teman dekatnya, sedangkan teman selain kelasnya di abaikan saja dalam menyampaikan pendapatnya tersebut. Nah disitulah kadang saya merasakan agak tidak adil karena hanya memihak pada satu kubu/ kelompok.
Dalam kesempatan kedua kami dari jurusan pendidikan teknologi informasi memiliki kesempatan yang sangat berharga yang mana kami dapat mengikuti proses kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Yang amna disana kami diperkenalkan satu persatu dari kami. Kemudian dilanjutkan untuk mengobservasi kegiatan belajar mengajar tersebut sesuai dengan rencana program pembelajaran yang telah dibuat guru atau masih ada yang kurang dalam proses pembelajaran tersebut. Tidak terasa kami mengikuti proses kegiatan belajar mengajar selama kurang lebih 3 jam karena disana praktek dan teori di jadikan satu jadi agak lama. Karena kami belum terbisa menggunakan pakaian yang formal, mungkin sebagian dari kami merasakan lelah dan capek sekali padahal hanya sekedar mengikuti proses belajar mengajarnya saja, semoga apa yang di dapatkan dalam magang II ini dapat bermanfaat untuk melanjutkan magang III besok. aminn. sekian yang bias di sampaikan. 
Semarang, 23 Maret 2017

Sabtu, 18 Maret 2017



Kaulah Segalanya


Pernahkah kau merasakan bahwa kamu sanggup melakukan apasaja demi orang yang kamu sayang??, meskipun ia tahu bahwa itu tidak perlu untuk kamu lakukan, namun sebenarnya ia menginginkannya tapi memilih untuk berdiam diri dan melupakannya ?
Terkadang sekali aku memikirkan ku ingin membelikan suatu barang yang sangat berharga untuknya. Namun aku tak tau entah itu seperti apa?
Saat ku mulai menatapnya ingin sekali aku hidup bersama dengannya, ia selalu memberikanku inspirasi dan motivasi serta memberikan ku makna dari hidup yang sederhana ini sesungguhnya. Karena semua hal yang diminta pasti akan terwujud hanya ingin membahagiakan sebuah keluarga yang ia cintai dan sayangi.
AKU PERNAH MERASAKAN ITU SEMUA !
Karena mereka aku bisa seperti ini dapat melanjutkan sekolah, walaupun aku tahu bahwa itu tidak mudah bagi mereka demi anak mereka rela melakukan pekerjaan seberat apapun untuk mewujudkan cita-cita anaknya. Dalam keluarga sederhana inilah aku menemukan kehidupan sebenarnya.
“ Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi cinta dan kasih sayang terhadap anak-anaknya, cinta membawa penderitaan, tapi tak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan, manakala kebencian membawa kepada kemarahan” mahatama ghandi. Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan meskipun mereka telah di kecewakan.
Ibu adalah orang yang sempurna, ia mengandung selama 9 bulan bertaruh nyawa demi mengeluarkanku di dunia ini. Setiap hari ia selalu memberika motivasi dan memberikan kasih sayang yang tak dapat ternilai harganya dari apapun. Ibu tidak tinggi dan juga tidak pendek, ia memiliki tinggi sekitar 150 cm memiliki rambut yang lurus terurai panjang yang berkilau. Memiliki kulit sawo matang dan berusia sekitar 50 tahun. Ia memiliki bola mata yang hitam dan indah. Ia adalah orang yang istimewa, baik, ramah terhadap orang lain serta sabar dalam masalah yang sedang dihadapi. Kebaikannya tidakkan pernah diragukan, dikala ada orang lain meminta tolong pasti ia tidak akan sungkan untuk membantunya walaupun orang itu terus terusan menjahatinya. Ia memiliki senyuman yang indah, usia tak dapat berbohong karena saat ini terlihat bahwa ada lengkungan di mata dan pipi yang berarti itu menandakan ia semakin tua.
Ibuku adalah impianku
Karena ia aku lahir hingga saat ini. Kebaikan yang tulus darinya takkan ku lupakan takkan ku hapuskan  takkan kubiarkan hilang  untuk semua kebaikan yang telah ia tanamkan kepada kami. Saat ini ku hanya bisa merepotkanmu hanya bisa membuat beban hidupmu namun suatu saat nanti ku pasti akan membuktikan janjiku ini akan selalu membuatmu bahagia dan bangga dengan apa yang telah engkau tanam di dalam diriku ini.  
Ibu adalah sosok yang sederhana, sederhana dalam ucapan sederhana dalam berpakaian maupun dalam segala hal. Ibu ingin menjadi pelindung dikala anaknya sedih. Ibu ingin menjadi air dikala tanah mulai menjadi gersang, ibu ingin menjadi yang terbaik buat anak dan keluarganya, apapun akan dilakukan demi kebahagiaan anak serta keluarganya. Ibu adalah permaisuriku yang paling cantik  karna ibu adalah segalanya bagiku.
Engkau yang selalu sabar untuk menerima omelan dariku, engaku byang selalu ikhlas dalam menjalankan tugas rumah, engkau yang selalu mengingatkanku dalam hal kebaikan. Engkaulah motivasiku yang takkan pernah tergantikan oleh apaun. Suka duka tetap kau jalani hanya ingin anakmu tertawa bahagia bersamamu. Oh ibu... aku tak tau dengan cara apa ku harus membalas kebaikanmu.
We Love u  Mom ☺❤..